BAND MEMBERS
anak-anak band sebenarnya siapa mereka?
mereka sangat muda saat pertama kali bergabung, 17-18 tahun, karena ga akan ada orang yang berpengalaman dalam industri musik akan tanda tangan kontrak dengan label visual! tipikal orangnya adalah berandalan, drop-out, meski ga semuanya seperti itu, tapi yang jelas mereka berasal dari keluarga miskin atau working class. mereka ga harus suka visual / glam, tapi mereka benar-benar suka rock n roll, dan berpikir kalo menjadi rockstar itu menyenangkan
apakah ada anak yang kaget atau keberatan setelah mengetahui persyaratannya: lipstik, cium2an, dll. apakah ada yg bilang "sek bentar boss, temen2 genk motor saya bakal ngejek nih"?
ngga, sebelum tanda tangan kontrak, mereka dah tau apa yang bakal mereka lakukan. biasanya mereka ga langsung masuk terus bikin band. mereka memulainya sebagai roadie dulu, dan saat dia udah cukup banyak melihat band2 tampil, dapet banyak pengalaman, maka label akan mempromosikannya sebagai "member band dari band baru" dan kalau band nya ga sukses, dia akan keluar, pindah band, atau bekerja untuk label dengan pekerjaan yang berbeda. mereka lebih cocok disebut sebagai pegawai perusaaan label biasa, yang bekerja melakukan apapun yang mereka bisa untuk membantu label
MEMBUAT BAND
bisa cerita gimana proses pembuatan sebuah band?
biasanya mereka melakukan perburuan. pemilik label akan memilih member paling berbakat dari 3 atau 4 band yang ga jelas juntrungan, ato nasibnya, meyakinkan mereka dengan bilang "band mu ga akan berkembang, keluar aja, kamu satu-satunya yang punya talent disini, gabung aja ke label ku dan akan kubuatkan band yang sebenarnya!" anak band itu bisa aja menolak, dan ngga akan diapa-apain, ga kaya' di film mafia. tapi sering juga si "pemburu" itu tiba-tiba ditengah jalan dicegat member band yang lain sambil bilang "jangan macam-macam dengan vokalis kami!" *POW* *BRAKK*
praktek perburuan member band ini juga yang jadi alasan kenapa begitu banyak band-band kecil yang gonta-ganti personel atau tiba-tiba aja bubar, pada level ini mereka benar-benar belum stabil. ak bisa bikin contoh: DIR EN GREY awalnya dibentuk dari LA:SADIES, kisaki dari osaka mendapat telepon dari label yang bilang "kita butuh kamu untuk band yang lebih besar" kisaki percaya dengan head-hunter itu dan keluar dari la:sadies. jadi yang biasa terjadi bukan para anggota band kumpul terus bilang "ayo kita bikin grup" tapi lebih ke: label ingin membuat band baru dan anggota band bilang OK
jadi biasanya produser bikin konsep dulu terus mencari orang yang cocok untuk mengisi konsep itu?
ngga, biasanya dia dapet musisi terbaik ( dilihat dari popularitas, bukan skill ) dulu baru konsepnya menyusul. kadang-kadang kalo member band yang bersangkutan sudah berpengalaman, dia juga akan ikut membuat konsepnya
btw apa konsep buat band nama-perancis??... l'arc en ciel??
musik dari langit, sesuatu yang light, ethereal, cloudy kind of music. tentu saja sekarang udah ngga, tapi dulu di awal karir mereka semua berbaju putih. beberapa band bahkan sama sekali ga perlu konsep!
hah?
mereka ga butuh konsep original kalo mereka ada di "roadie chain"
maksudnya?
"roadie chain adalah fenomena lain di dunia visual kei, ini salah satu contohnya: KUROYUME adalah sebuah band, beberapa roadie nya membentuk dir en grey yang punya image yang sama. dan roadie DIR EN GREY membentuk band the gazette dan sadie. contoh lain MALICE MIZER punya roadie bernama kamijo, satu tahun kemudian di bikin band sendiri yang bernama LAREINE yang terlihat dan punya musik yang hampir sama dengan malice mizer. kemudian dia membuat label rekaman sendiri bernama ARTIST'S SOCIETY, dan semuanya terdengar seperti malice mizer ( karena dia adalah produsernya, dia yang bikin semua lagunya! )
semuanya bekerja bagaikan mesin fotokopi ( ak percaya inilah alasan stagnansi kreatifitas, semuanya dah mentok di awal 2000, it's all finished )
jadi sekarang kita punya anak2 jalanan, pencari ( pemburu ) bakat, kita beri mereka gitar, kita buatkan konsep, tinggal kontrak!?
pertama-tama, kadang-kadang yang namanya kontrak itu ngga ada, ngga ada yang tertulis, sama seperti di dunia kejahatan, kita ngga tanda tangan diatas surat yang isinya "aku akan bayar hari selasa untuk 4 kilo heroin yang ak beli sekarang" semuanya ga dituangkan di dalam kertas, ngga perlu. kalo ada yang melanggar, siapa aja di industri ini akan tau, dan yang bersangkutan akan masuk blacklist dan ga bisa lagi berurusan di industri yg sama
pelanggarannya berupa apa?
bicara buruk tentang label kepada publik, atau tentang boss!, atau selingkuh dengan pacar boss, ngga tepat waktu, melewatkan acara promosi, meminta royalti, ngotot meminta uang. aturan pertama kamu harus flexibel, dan kedua, jangan banyak tanya
jadi mereka ga dapet duit dari lagu, tapi apa mereka dapet dari live show ato merchandise?
anggota band dapat fasilitas makanan, transportasi, baju panggung. kadang2 ada big-flat yang disewakan untuk mereka, ada juga apartemen 2 kamar yang ditempati sampai 12 orang. untuk urusan uang, band indie ga dapet. mereka dijanjikan akan mendapat uang kalo mereka dapet kontrak major, dan meskipun nantinya mereka dapet kontrak itu, tetep aja mereka ga dapet uang banyak kecuali kalo mereka bener2 band besar. low-rank major band dapet 100.000 yen per bulan ( sekitar Rp.10.000.000,- UMR nya jepang tho? CMIIW ) km bisa dapet uang lebih kalo kerja di 7/11 ( kalo di indonesia mungkin kita bisa ketemu member2 band melayu kerja di indomaret )
keutungan dari live show dibagi ke label dan live houses, keuntungan dari t-shirt jtahnya masuk ke label dan clothing co, label ga akan memasukan member band ke dalam hitung2an pembagian uang
wah pasti berat untuk mereka ya
karena label lah yang telah mengatur hidupmu, mereka adalah keluargamu, butuh bertahun-tahun dan uang yg ngga sedikit buat membuat fan-base. ini adalah investasi yang besar = radio spot, photo shoots, artikel majalah, baju, sewa studio, dll. jadi paling ngga satu-satunya hal yang bisa km lakukan untuk membalas jasa baik mereka adalah dengan tetap anteng dan ngga banyak protes!
kalo band ngga juga menghasilkan uang, berapa lama sampe akhirnya label memutuskan untuk membubarkan mereka?
tergantung, lagipula label selalu butuh band-band kecil untuk menjadi roadies band-band yang lebih besar, jadi memang ada band-band tertentu yang dirancang untuk menjadi band kecil
, itu adalah peran yang dipilihkan oleh family, mereka tetap dipertahankan meskipun menghasilkan sedikit uang. beberapa band lain memang dirancang untuk menjadi besar. tujuan utama nya adalah untuk menjual mereka ke major label
tujuan utamanya untuk dijual ke major label?
ya itu tujuan utamanya! itu adalah sumber keuntungan terbesar dari label!!
bisa dijelaskan?
ngga seperti di barat, dimana sebuah band meninggalkan indie labelnya dan mengikat kontrak dengan warner brothers, atau apalah. disini indie label hanya menjual license atau ijin kepada major untuk merilis satu atau dua album dari band yang bersangkutan, jadi label indie itu masih memiliki band nya, mereka masih me-manage band ini, tapi mereka mendapatkan major advertising dan major distribution! mereka dapet duitnya dimuka, jadi semua resiko kemudian ditanggung oleh major label. meskipun mereka juga tentunya ikut ambil peran di biaya promosi tapi secara penjualannya hampir dipastikan naik. mereka tetap setuju it's worth it!
hmm aku ga pernah mikir sampe ke situ
ya mungkin karena itulah sampe sekarang kamu masih miskin ( lol )
bagaimana kalau band yang sukses itu ingin keluar?
kamu bisa mendapatkan masalah besar kalo itu terjadi
karena keluar?
ya, masalah yang kamu dapatkan bisa berupa di-blacklist oleh industri, atau bisa juga kamu benar-benar diserang oleh tukang pukul label. blacklisting nya bisa sampai bertahun-tahun, kamu ga bisa melakukan gigs meskipun pake nama yang lain!. tapi kalo band yang keluar itu bukan band yang sukses maka itu ngga terlalu dipermasalahkan. penyerangan terhadap member-band ini hanya terjadi di indie scene, band - band major ga mungkin mengalaminya
ok katakanlah kamu menjalankan sebual label kecil dibawah naungan FREEWILL atau extacy, dan diumpamakan sekarang tahun 90 an, berapa band yang bisa sukses? ak ngga bilang soal mereka sampai ke major label, cukup sampai break-even aja, sampai mereka diperbolehkan bikin album selanjutnya
kalo dulu 1 dari 10, sekarang 1 dari 30!! ( pantesan perasaan band baru tambah banyak aja )
to be continued..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar