Jumat, 03 Desember 2010

T.R.U.E.S.T.O.R.Y: Visual Kei = Mafia!!

FANS DAN FANTASY

bisakah kamu cerita bagaimana label membuat wall antara band dan fans nya?
no photos, no recording, no talking to the band. menjaga fantasy adalah prioritas utama. kalo ga ada fantasy, band itu ga akan pernah bisa jadi besar. kalo mereka bicara dengan fans nya, dan fans nya tau kalo idola mereka ini kerja di shift malem convenient store seven eleven, makan ramen dan main judi pachinko, maka image "vampir prancis luar angkasa bisexual abad ke-17" nya akan berantakan

apa lagi yang dilakukan label untuk mendapat keuntungan lebih?
yang utama adalah segala sesuatu tentang "limited-edition" one-time-only press. dan ini ngga hanya terjadi di scene visual, semua pop scene jepang melakukannya. seperti contohnya " ini kami mengeluarkan photo set terbatas, hanya 300 kopi, dan kita ga akan pernah ngejualnya lagi! hanya hari ini!!. kadang dilengkapi dengan bonus CD yang isinya pesan dari band untuk fans nya
inget Velvet Eden? ratu dengan sayap kelelawar 4 feet dan kuku vampir sepanjang kaki. dia sekarang bekerja di FREEWILL records sebagai graphic designer. ak inget dulu pernah terkejut melihat dia kerena pake rok yang sangat pendek, kemaluannya menonjol keluar. ini hal yang aneh, karena seharusnya visual band itu ga punya gender, mereka bukan pria atau wanita. ide awalnya adalah menciptakan band yang diisi oleh makhluk2 magis, mereka ngga berada di alam yang sama dengan fans. mereka ga punya tanggungan hidup, ga punya pacar, orang tua, ga punya van yang bau. fans ga mau memikirkan tentang itu! mereka ingin impian ( bukan wanita ataupun pria ) fairy-tale. dan juga bukan soal permainan gitar yang melulu main di mode lydian

PESTA

bisa cerita tentang after-parties nya gimana?
tentu, ada dua jenis pesta yang berbeda, publik parties dan industy parties. pertama ak akan cerita soal publik parties dulu. jadi kamu punya sebuah band, biasanya sedang dalam tour. kelelahan. setelah show yang besar, dimana ada banyak fans yang dateng, mereka akan menyewa sebuah tempat ( biasanya yang dipunyai "family" orang yg dikenal orang dalam. jadi bisa sewa dengan lebih murah) dan mereka mengundang fans2 tertentu yang "ngga berbahaya"

hahaha bagaimana mereka tau?
percayalah mereka tahu. biasanya didasarkan dari obrolan2 sesama member tentang fans saat mereka sedang suntuk "siapa yang punya fans paling gila, paling aneh, dll ". bisa juga didasarkan dari kuisioner yang disebarkan kepada fans saat show. pokoknya mereka tahu lah! khususnya karena pada awal karir mereka hanya punya sedikit fans, mereka sampe hafal namanya
jadi setelah band menjadi besar, "fans original" ini selalu diikut sertakan ke dalam parties? sebagai tanda terimakasih karena membantu band ini mendapatkan apa yng mereka inginkan?
justru sebaliknya!! sebenarnya "original fans" inilah yang paling berbahaya. mereka ingin "melindungi" band dari fans2 baru, yang faktanya adalah orang-orang yang menghasilkan uang untuk label! dan inilah momen saat "original fans" biasanya menjadi sangat agresif, berantem, email flamming, smacking faces. hal-hal yang tidak ingin kamu temui saat after-parties. nantinya fans-fans yang diundang akan membayar pestanya

maksudmu membayar makan minum?
oh bukan, mereka membayar ke label untuk bisa berada di ruang yang sama dengan band. karena itulah kita bikin pesta! untuk mendapatkan uang tambahan dari fans. harganya sama kaya bayar tiket konser, atau paling tidak $40 $50. nantinya band member akan memisah di setiap sudut ruangan dengan pembatas berupa kaca. biasanya fans ada di main room jadi mereka bisa melihat idolanya makan! atau minum! dan setiap 10 menit seorang dari label akan menunjuk salah satu fans yang "safe" atau paling ngga tidak berbahaya untuk masuk ke ruangan member band, dan bilang OK ini giliranmu, silahkan masuk dan makan bersama sebentar

berbahaya bagaimana?
merobek baju! atau hilang kesadaran, pingsan....
hindari yang pingsan, OK
benar. jadi kalo kamu berlaku sopan, kamu bisa ngobrol dengan band untuk 5 atau 10 menit, kaya' kalo di amerika istilahnya apa?

meet and greet?
iya, sama seperti meet and greet, bedanya disini semua mabuk dan waktu menunjukan pukul 5 pagi. dan ini berlangsung sampe sekitar pukul 6 pagi. kemudian setelah semuanya selese, angota band akan meminta nomer telepon fans2 tertentu

untuk diajak bercinta?
ngga, kalo kamu dapet nomer teleponnya, maka dia akan datang ke setiap gigs, beli setiap album, karena dia pikir member band itu menyukainya

wew, itu bener2 trik yang scientific
jaman sekarang mereka bertukar email, tapi tetap saja sebenarnya semua soal kepentingan bisnis. mereka akan mengirim email ke fans itu supaya datang ke shows. jadi inilah yang disebut public parties

dan private party nya?
tentu saja tanpa fans! yang ada hanya bands, mungkin beberapa dari band lain yang satu label, tapi kebanyakan businessman, orang industri, dan gadis2 sexy

kupikir tadi km bilang tanpa fans?
mereka ini prostitute, mereka diajak ikut untuk menghibur, seperti sebuah pabrik yang sedang merawat mesinnya. ini bukan hanya soal seks, mereka harus menghidupkan pesta dengan komentar-komentar yang lucu. ini penting karena ak sebelumnya ga pernah melihat member band terlihat begitu lelah dan bosan seperti yang ada di industri visual ini. dan mereka ga bisa keluar sebelum pukul 6 pagi, kalo kamu menghindar, itu bakal dianggap sebagai tindakan yang melawan label. jadi prostitute ini membuat mereka jadi tahan berada di dalam. setelah pesta mereka bisa having sex kalo mau. tapi melihat betapa lelah dan bosannya tampang mereka. ak ragu kalo mereka sering melakukannya!

to be continued.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar